Bali United vs PSM Makassar: Serdadu Tridatu On Fire, Juku Eja Hadapi Ujian Terberat di Gianyar

Bali United vs PSM Makassar BRI Super League pekan 30
Bali United menjamu PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026, Senin (27/4/2026) pukul 15.30 WIB. Foto: Bola.net

Bali United vs PSM Makassar: Serdadu Tridatu On Fire, Juku Eja Hadapi Ujian Terberat di Gianyar

Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, kembali menjadi panggung pertarungan yang menegangkan. Senin sore, 27 April 2026 pukul 15.30 WIB, Bali United menjamu PSM Makassar dalam laga pembuka pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 — dua tim dengan nasib yang kini berada di ujung spektrum yang berlawanan.

Bali United: Momentum yang Tidak Boleh Disia-siakan

Jika ada tim yang sedang menikmati fase terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir, itu adalah Bali United. Serdadu Tridatu memasuki laga ini dengan modal dua kemenangan beruntun yang membangun ulang kepercayaan diri skuad asuhan Johnny Jansen. Sebelumnya, mereka menghancurkan Malut United 4-1 di hadapan publik sendiri, lalu mengunci kemenangan tandang 1-0 di markas Persita Tangerang.

Yang membuat kemenangan atas Persita terasa istimewa bukan hanya soal tiga poinnya, tapi fakta bahwa itu adalah cleansheet pertama Bali United setelah lima laga beruntun kebobolan. Kapten Ricky Fajrin langsung menggarisbawahi hal ini. "Saya rasa kami bermain sangat solid terutama di lini belakang, terbukti kami bisa cleansheet di pertandingan ini. Sekarang kami harus melupakan ini dan fokus di pertandingan berikutnya," katanya.

Pelatih Johnny Jansen pun membenarkan tren positif ini. Bahkan saat timnya kalah 2-3 dari Persib Bandung beberapa pekan lalu, ia melihat ada perkembangan karakter tim. "Sejak melawan PSBS Biak di putaran kedua ini, kemudian menghadapi Persib dan dua laga terakhir, permainan tim semakin stabil dan membaik," ujar pelatih asal Belanda itu.

Dengan 42 poin dari 29 laga dan posisi delapan besar, Bali United kini hanya terpaut tiga poin dari Persebaya Surabaya di peringkat enam. Laga kontra PSM adalah kesempatan untuk terus merangsek papan atas. Target Jansen jelas: tiga poin. Tidak lebih, tidak kurang.

PSM Makassar: Beban Berlapis di Tanah yang Belum Pernah Ramah

Berbeda sekali situasi yang dihadapi PSM Makassar. Tim berjuluk Juku Eja ini datang ke Bali membawa dua beban berat sekaligus: tekanan klasemen dan catatan historis yang suram di Gianyar.

Soal klasemen, PSM saat ini terpaku di peringkat 14 dengan 31 poin dari 29 laga. Zona degradasi membayangi. Dengan hanya lima pertandingan tersisa di musim ini, setiap poin yang terbuang bisa menjadi bencana. Caretaker Ahmad Amiruddin memimpin tim dalam kondisi yang jauh dari ideal — badai cedera melanda, dan sejumlah nama penting dipastikan absen tanpa nama-nama itu diumumkan secara resmi, sebagai bagian dari strategi internal.

Soal sejarah, angkanya berbicara sendiri. PSM belum pernah menang di Stadion I Wayan Dipta dalam sembilan tahun terakhir. Dari enam kali lawatan ke Gianyar sejak 2017, mereka kalah empat kali dan sisanya berakhir imbang. Tidak ada satu pun kemenangan yang bisa dijadikan pegangan. Ini bukan sekadar statistik — ini adalah sejarah kelam yang terus membayangi langkah PSM setiap kali menginjakkan kaki di Bali.

Amiruddin sudah mewanti-wanti para pemainnya untuk tidak meremehkan kekuatan tuan rumah, khususnya di sektor penyerangan. "Dua pertandingan kandang terakhir mereka di sini selalu pesta gol. Pastinya itu sinyal buat kami bahwa secara penyerangan, Bali United punya kualitas. Itu yang harus kami antisipasi," ujarnya dalam sesi konferensi pers sehari sebelum laga.

Absennya Joao Ferrari Jadi Variabel Penting

Di balik optimisme Bali United, ada satu lubang yang cukup signifikan: Joao Ferrari tidak akan turun. Bek andalan asal Brasil ini terkena akumulasi dua kartu kuning dan wajib absen. Rizky Febrianto juga bernasib sama. Keduanya adalah pilar di lini belakang yang dalam laga terakhir tampil solid.

Absennya Ferrari bukan perkara kecil. Bersama Bagas Adi dan Kadek Arel, ia selama ini menjadi tembok yang sulit ditembus. Bali United harus merestrukturisasi barisan pertahanan mereka — dan ini justru membuka peluang bagi PSM untuk memanfaatkan celah, jika mereka cukup tajam di depan.

Di sisi lain, Rahmat Arjuna menyatakan bahwa mental tim tetap tinggi. "Persiapan kami sangat baik. Semua pemain sangat fit dan bersemangat," kata penyerang sayap Bali United itu. Kepercayaan diri memang modal yang tidak kalah penting dari kondisi fisik.

Dua Mantan Raja Kini di Persimpangan Jalan

Ada ironi yang menarik dari laga ini. Bali United dan PSM Makassar adalah dua nama yang mendominasi persepakbolaan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bali United meraih gelar juara Liga 1 dua kali beruntun pada musim 2018/2019 dan 2021/2022. PSM lalu merebut takhta itu di musim 2022/2023. Dua mantan raja, dua tim dengan sejarah panjang dan penggemar yang fanatik.

Kini keduanya berada di lintasan yang berbeda. Bali United sedang menanjak, mengincar posisi yang lebih bergengsi di sisa musim. PSM justru sedang berjuang untuk memastikan dirinya tidak terjun ke kasta bawah. Bagi para penggemar yang ingin mengikuti profil lengkap pemain-pemain yang berjibaku di lapangan hari ini, kharisyonatan.id menyajikan profil lengkap para pesepakbola dan figur olahraga Indonesia yang bisa jadi referensi menarik.

Cara Nonton Live Streaming Bali United vs PSM

Laga ini disiarkan langsung di Indosiar untuk penonton televisi. Bagi yang ingin menyaksikan lewat gawai, tersedia live streaming resmi melalui platform Vidio. Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB — pastikan tidak ketinggalan momen sejak menit pertama, karena Bali United dikenal dengan tempo tinggi sejak kick-off.

Untuk penggemar yang ingin berhemat dalam berlangganan platform streaming atau mencari promo paket data terbaik sebelum nonton, promokode.my.id hadir dengan berbagai kode promo dan penawaran terbaik untuk kebutuhan digital harian.

Kesimpulan

Laga Bali United vs PSM Makassar bukan sekadar angka di klasemen. Ini adalah cerita tentang tim yang sedang terbang melawan tim yang sedang berjuang untuk tetap bertahan. Stadion Dipta yang dikenal angker, catatan PSM yang suram di Gianyar, plus absennya Joao Ferrari — semua faktor ini menjadikan pertandingan sore ini lebih dari sekadar tiga poin biasa. Entah drama apa yang akan tersaji, BRI Super League pekan ke-30 dibuka dengan laga yang panas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama